Napak Tilas 4 Generasi Honda CBR 150R di Indonesia


 OTOMOTIF    Beberapa waktu yang lalu Honda CBR 150R mendapat penyegaran dari pabrikan yang memproduksinya PT Astra Honda Motor (AHM). Tahun 2018 ini penyegaran yang didapat Honda CBR 150R ada pada penambahan pilihan strip yang sekarang menjadi ada empat pilihan.AHM sendiri sebenarnya cukup konsisten memberikan penyegaran pada motor sport full fairing-nya ini, terhitung sejak tahun 2011 mereka hanya satu kali absen menyegarkan produk pada tahun 2015. Melihat dari angka penjualan pun sebenarnya CBR 150R cukup memuaskan. Jika kita bicara tentang motor sport Honda, wholesales (distribusi pabrik ke diler) tahun 2017 (berdasar data AISI) motor yang satu ini berada di peringkat kedua, hanya berada di bawah saudaranya, CB 150 R. Angka penjualanya sendiri cukup mengagumkan, sepanjang tahun 2017 Honda CBR 150R mencatatkan penjualan 74.823 unit. Bicara tentang pasar Honda CBR 150 R di Indonesia, ada baiknya melihat kiprah mereka selama 15 tahun lebih bertualang di pasar otomotif Indonesia.  Honda CBR 150 R menjalani debut di Indonesia pada tahun 2002, lebih tepatnya datang melalui importir umum. Hal ini dikarenakan pada tahun 2002 Honda CBR 150R sebenarnya hanya diperuntukkan bagi pasar Thailand. Kala itu motor sport full fairing masih jadi barang langka,  sehingga walau masih menggunakan karburator, CBR 150R generasi pertama ini tetap menjadi motor yang mewah bagi pemiliknya. Umur dari generasi pertama CBR 150R sendiri cukup panjang. Terhitung sembilan tahun usianya baru datang generasi kedua CBR 150R. Pada tahun 2011 ini, CBR 150R hadir dengan dandanan yang sangat menyerupai 'kakak'-nya Honda CBR 250R. Selain itu penggunaan fuel injeksi PGM-FI membuat sistem pembakaran motor ini lebih efisien. Meski masih diimpor dari Thailand, CBR 150 R tidak lagi dibawa oleh importir umum, AHM sudah mendatangkan motor ini ke Indonesia dengan skema CBU (completely built up). 



OTOMOTIF       Angin segar akhirnya datang di tahun 2014. Sementara Honda CBR 150 R di Thailand masih menggunakan model yang sama, AHM memutuskan untuk merakit Honda CBR 150 R di Indonesia yang menjadi generasi ketiga. Hal paing signifikan pada motor ini ada pada lampu depannya yang 'terbelah' menjadi dua. Dengan diproduksi lokal, harganya pun turun drastis. Jika motor yang diimpor dari Thailand bisa mencapai harga Rp 40 jutaan, CBR 150 R lokal dibanderol 'hanya' Rp 28 jutaan kala itu. Baru dua tahun, AHM langsung memberikan facelift untuk CBR 150R. Generasi keempat ini hadir dengan desain yang lebih tajam hampir di semua lini. Jangan lupa juga telah ada lampu LED dan speedometer digital. Model ini juga yang masih dipertahankan sampai sekarang. Menarik menanti kelanjutan kisah Honda CBR 150 R di Indonesia yang terus menjadi idola, paling tidak bagi banyak anak muda.Aalnya Honda CB150R diluncurkan dengan beberapa macam warna; yaitu merah, biru, hitam, dan kuning (terbatas); semuanya dengan garis strip hitam bertepi putih-perak. Rancang CBR150R versi awal ini lebih ramping dibanding versi terbaru dengan rancangan lampu depan dan lampu belakang yang khas.[4]Sejak 2013, tampilan Honda CB150R diperbarui dengan rancangan keseluruhan semakin mirip "abangnya" yaitu Honda CBR250R, baik lampu belakang, lampu depan dengan bentuk "T" yang khas, dan stripe-nya. Fairing pelapisnya pun kian besar dan kokoh. Kini Honda CBR150R dipasarkan dengan beberapa pilihan warna, yaitu Honda Merah, Putih, Biru, Millennium Red, Asteroid Black Metallic, dan pilihan warna edisi balap Repsol.[2]Pada generasi baru All New CBR150R yang dikeluarkan di Indonesia pada 2014, Honda CBR150R dipasarkan dengan beberapa pilihan warna, yaitu Honda Three Colors, Champion Red, Speedy Black & New Repsol Edition .Di awal 2002, PT Astra Honda Motor kembali menyegarkan penampilan Honda CBR150R dengan warna dan grafis baru. Pilihan warna yang tersedia adalah Dominator Matte Black, Matte Black, Victory Black Red, Racing Red, dan MotoGP  



OTOMOTIF      sport 4-tak berkapasitas 150cc dari Seri Honda CBR yang diproduksi oleh A.P. Honda. Motor ini dirancang sebagai pengganti Honda NSR 150 2 tak, yang ditujukan untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Thailand, Indonesia, India, dan beberapa negara lainnya, seperti Afrika Selatan. Pada 20 Oktober 2010, Honda Thailand mengeluarkan versi baru dari CBR150R. Perbedaan yang terlihat pada motor ini ada pada fairing dengan tampilan ala CBR250R, plus BBM PGM-FI (Fuel-injection).[1]CBR150R PGM FI masuk ke Indonesia dari Thailand. Pada 2013, di Indonesia AHM menargetkan penjualan Honda CBR150R sebanyak 1.000 unit per bulan.[2] Di pasar sepeda motor sport Indonesia, Honda CBR150R bersaing langsung dengan Yamaha YZF-R15 pada kelas 150cc.[3][1] Sayangnya, Akibat masuk dengan impor, Harga CBR150R menjadi lebih mahal ketimbang YZF-R15. Pada 5 September 2014, Astra Honda Motor mengeluarkan All New CBR150R dengan tampilan baru yang mengadu pada New Honda CBR250R. Sasisnya kini berganti menggunakan Truss Frame dari sebelumnya Twinspar, yang identik dengan Honda CB150R. Power juga berkurang menjadi hanya 17.1 PS @ 10.500 RPM. Namun, torsinya naik menjadi 13,0 N.m @ 7.500 RPM.[1][4] Meskipun power mengalami penurunan, All New CBR150R memiliki Power & Handling yang lebih baik dibanding CBR150R PGM-FI Thailand. Motor ini diproduksi di Indonesia dengan target penjualan 5.000 Unit/Bulan.  Honda CB150R didukung dengan mesin motor balap 4 tak, 150cc, DOHC, 4-katup, berpendingin cairan (liquid-cooled) dilengkapi dengan kipas otomatis yang mampu mempertahankan suhu seimbang di seluruh bagian mesin serta daya tahan mesin yang lebih baik. Dengan menggunakan mesin DOHC, 4-katup, sifat sepeda motor balap dihasilkan melalui putaran mesin yang tinggi serta kinerja Chamshaft ganda yang lebih pas untuk menghasilkan respon tarikan yang lebih optimal.Dibanding sepeda motor dengan kelas yang sama dari pabrikan lain, mesin Honda CBR150R lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan karena telah menerapkan sistem sediaan bahan bakar PGM-FI (Programmed Fuel Injection).[2] 



OTOMOTIF     CBR Riders Club Jakarta (CRCJ) mengadakan acara peringatan hari ulang tahun komunitasnya yang ke-11 pada Sabtu (18/11/2017) kemarin. Terpantau ada puluhan motor CBR berbagai generasi yang dipajang di pelataran dan lobi Mal One Bel Park, Pondok Labu, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi acara. Diantara banyak motor tersebut, ada salah satu motor CBR150 yang memiliki warna cukup mencolok, yakni oranye kombinasi putih dengan tambahan sedikit warna biru. Dilihat dari bentuk, motor yang satu ini merupakan CBR150 generasi pertama yang dijual di Indonesia.  Dibanding CBR150 generasi lain yang muncul dalam beberapa tahun terakhir, generasi pertama memiliki body yang lebih ramping. CBR150 generasi pertama merupakan produk completely build up (CBU) yang diimpor langsung dari Thailand. Motor ini tercatat mulai masuk dan dijual di Indonesia pada 2002. Khusus CBR150 yang dimiliki Otnay, ia menyebut mesin motornya sampai saat ini masih dalam kondisi standar. Hal inilah yang membuat motor awet dan masih digunakan untuk kegia Turun mesin sih pasti sudah pernah. Tapi perawatan paling cuma cek biasa," ujar Otnay. Menilik sejarahnya, CBR150 generasi pertama merupakan suksesor NSR150 yang saat itu mulai stop produksi seiring ketatnya regulasi terhadap motor bermesin 2 tak. Generasi pertama CBR150 merupakan motor bermesin 4 tak DOHC yang masih menggunakan karburator. Menurut sang pemilik, Otnay, motornya ini merupakan produk tahun 2006. Selama 11 tahun, Otnay menyebut motornya sudah kerap dipakai turing ke berbagai kota di Jawa, Bali, bahkan Sumatera. "Sudah keliling Jawa, Bali, Lampung, Padang," kata Otnay saat ditemui Kompas Otomotif. 


👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Posting Komentar

0 Komentar