Yamaha MX King 150cc Dominasi Juara Underbone 150 (UB150)

 


OTOMOTIF       Perfoma Yamaha MX King 150 terbukti kembali keunggulannya. Podium juara kategori Underbone 150 cc (UB150) dalam seri ke-4 event Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di Sirkuit Sentul, Bogor (13 Agust) dikuasai rider tanah air yang membesut MX King 150. Richard Taroreh, pebalap tim Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci meraih prestasi teringgi dalam race ke-2 UB150. Juga Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Racing Indonsia) yang merebut podium ketiga. Bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di ARRC 2017 Sentul.Mengacu pada hasil demikian, maka kinerja mesin Yamaha MX King 150 handal dalam 10 lap perjalanan UB150. Memiliki ketahanan mesin, bahkan saat diajak bertarung dalam RPM mesin hingga lebih dari 14 ribu. Makin spesial, podium terbaik yang diraih Richard Taroreh ataupun oleh Wahyu Aji menjadi hadiah bagi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-72 tahun. Ini momen spesialnya. Persembahan podium di negeri sendiri pada kelas Underbone 150 (UB150) oleh Wahyu Aji dan Richard Taroreh menunjukkan spirit tinggi mereka ingin memberikan yang terbaik buat masyarakat Indonesia, khususnya menjelang HUT Kemerdekaan RI. Kami sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras mereka dengan MX King yang terbukti rajanya Asia. Richard Taroreh pun mencuri perhatian meskipun wild card tapi bisa membayar kepercayaan dengan podium perdananya di Asia. Terimakasih untuk pembalap, tim dan semua pihak yang telah bekerjasama sehingga menuai hasil podium di seri Sentul ini, “terang M Abidin, General Manager After Sales & Public Relation PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). 



OTOMOTIF       Pertarungan race ke-2 UB150 yang diikuti 22 starter memang berlangsung ketat. Dalam menu 10 lap yang wajib dilahap, selalu bergantian yang memimpin jalannya lap. Wahyu Aji sempat memimpin beberapa lap namun di lap-lap terakhir bertarung dengan Richard Taroreh dan racer Malaysia, Md Helmi Azmar dan Md. Akid Azizi. Pada akhirnya, Richard Taroreh yang dikawal mekanik Achos Lalang finish terdepanDi lap-lap awal, saya mencoba menjaga ritme. Jadi tidak terlalu ngotot juga untuk menjaga daya tahan mesin. Baru kemudian di 3 lap terakhir, saya mencoba merangsek kedepan dan dapat merebut podium juara. Terima kasih untuk mekanik dan crew tim saya semuanya atas prestasi ini, “ucap Richad Taroreh yang mencatat waktu terbaik 1 menit 50,759 detik.“Race 2 memang sangat ketat. Saya sempat diambil Akid di tikungan s kecil  pada lap terakhir. Namun dapat saya kejar dan berhasil merenggut podium ketiga. Seri kedepan, saya akan lebih baik, “tukas Wahyu Aji yang podium runner-up saat race awal UB150 dan saat ini ada di posisi kedua klasemen sementara UB150.Pada bagian lain, di kelas Asia Production 250 (AP250), duet Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama dan Rey Ratukore masing-masing finish ke-7 dan ke-10. Sedang petarung tim Satelit Yamaha TJM, Imanuel Pratna berada di urutan ke-6. Sebelumnya di race awal, Galang menyelesaikan lomba di deretan ke-5 dan Rey Ratukore ke-9 serta Imanuel di deretan ke-7.  



OTOMOTIF        Sampai dengan seri ke-4 ARRC 2017 Sentul, maka Galang Hendra dan Rey Ratukore yang membesut Yamaha YZF-R25 masing-masing ada di posisi ke-6 dan ke-9 klasemen sementara AP250. Untuk kategori tim, YRI ada di urutan ke-5.“Hasil yang lebih baik, kami dapatkan di race seri ke-4 ini. Galang dan Rey menunjukkan perfoma kemampuan mereka dengan penampilan yang lebih baik, begitu pula Wahyu Aji di kelas UB150. Kami senang dan hasil ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk seri India nanti, “tukas Wahyu Rusmayadi, manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI). Dan di versi ini akhirnya sistem injeksi dijejalkan sebagai penyuplai bahan bakarnya. Secara desain, versi 150 cc ini jauh lebih sporti dari para pendahulunya. Selain itu aura motor sport juga makin kental, salah satunya berkat penggunaan kaki-kaki yang juga gambot. Tepatnya ia pakai pelek berdiameter 17 inci di kedua rodanya dengan ban belakang berukuran 120/70 dan ban depannya berukuran 70/90. Oh iya, buat Sobat yang penasaran bedanya Jupiter MX King 150 dan Jupiter MX 150, kami pernah membahasnya di sini. Perjalanan klan MX terus berlanjut di tahun 2019.  Tapi dibanding para pendahulunya, versi yang kini mulai menanggalkan nama Jupiter ini cuma dapat sedikit ubahan dan yang paling kentara adalah desain headlamp baru yang lebih sipit dengan LED sebagai sumber pencahayaanya. Ubahan juga merambah ke bagian panel instrumen, yang mana di versi ini berubah jadi full digital dari sebelumnya yang masih perpaduan analog-digital. Tepatnya kini pelek 17 incinya dibalut ban depan yang berukuran 120/70, serta ban belakangnya masih sama yakni berukuran 120/70. Mesinnya juga masih sama saja dengan versi sebelumnya, termasuk tenaganya yang masih 15,1 dk di 8.500 rpm. Hingga saat ini, Yamaha masih mempertahankan MX King 150 versi ini sebagai bahan jualannya. Padahal kalau mengintip ke negara tetangga seperti Malaysia, Thailand atau Vietnam, generasi MX King 150 sudah berkembang lagi jadi lebih powerfull dengan mesin baru 155 cc plus VVA. Sebagai informasi tambahan, dari pricelist di laman resmi Yamaha-motor.co.id, kini Yamaha MX King 150 dijual di angka Rp 26.225.000 OTR Jakarta. 



OTOMOTIF       Di lap-lap awal, saya mencoba menjaga ritme. Jadi tidak terlalu ngotot juga untuk menjaga daya tahan mesin. Baru kemudian di 3 lap terakhir, saya mencoba merangsek kedepan dan dapat merebut podium juara. Terima kasih untuk mekanik dan crew tim saya semuanya atas prestasi ini, “ucap Richad Taroreh yang mencatat waktu terbaik 1 menit 50,759 detik.“Race 2 memang sangat ketat. Saya sempat diambil Akid di tikungan s kecil  pada lap terakhir. Namun dapat saya kejar dan berhasil merenggut podium ketiga. Seri kedepan, saya akan lebih baik, “tukas Wahyu Aji yang podium runner-up saat race awal UB150 dan saat ini ada di posisi kedua klasemen sementara UB150.Pada bagian lain, di kelas Asia Production 250 (AP250), duet Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama dan Rey Ratukore masing-masing finish ke-7 dan ke-10. Sedang petarung tim Satelit Yamaha TJM, Imanuel Pratna berada di urutan ke-6. Sebelumnya di race awal, Galang menyelesaikan lomba di deretan ke-5 dan Rey Ratukore ke-9 serta Imanuel di deretan ke-7.Sampai dengan seri ke-4 ARRC 2017 Sentul, maka Galang Hendra dan Rey Ratukore yang membesut Yamaha YZF-R25 masing-masing ada di posisi ke-6 dan ke-9 klasemen sementara AP250. Untuk kategori tim, YRI ada di urutan ke-5.“Hasil yang lebih baik, kami dapatkan di race seri ke-4 ini. Galang dan Rey menunjukkan perfoma kemampuan mereka dengan penampilan yang lebih baik, begitu pula Wahyu Aji di kelas UB150. Kami senang dan hasil ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk seri India nanti, “tukas Wahyu Rusmayadi, manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).  


👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND





Posting Komentar

0 Komentar